Pengembangan budidaya laut berbasis IMTA (Integrated Multi-Trophic Aquaculture) merupakan suatu metode yang dirancang untuk mengatasi masalah lingkungan yang terkait dengan penggunaan pakan pada ke…
Fitoplankton merupakan trofik level paling rendah yang dapat digunakan sebagai indikasi kesuburan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis spasial dan temporal komunitas fitoplan…
Media Akuakultur pada terbitan nomor 1 tahun 2016 menampilkan 6 (enam) artikel hasil penelitian perikanan budidaya, lingkungan, penyakit, dan teknologi pakan. Lebih detailnya keenam artikel mengula…
Salah satu penyebab terjadinya perubahan ekosistem perairan adalah pemanasan global. Waduk Cirata berpotensi menerima dampak dari perubahan iklim sehingga dapat mempengaruhi produktivitas ikan yang…
Kondisi kualitas perairan di suatu wilayah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya proses alami dan dampak dari aktivitas manusia. Oleh karena itu, pemantauan kualitas perairan yang da…
Pengembangan kawasan minapolitan harus didukung dengan ketersediaan data dan informasi di antaranya potensi lahan serta dukungan strategi pengembangannya. Kabupaten Bogor telah ditetapkan sebagai s…
Kabupaten Minahasa Utara dengan luas laut sekitar 295.000 km2 dan panjang garis pantai sekitar 229,2 km memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Kabupaten ini telah ditetapkan seb…
Kondisi kualitas perairan dipengaruhi oleh aktivitas antropogenik dan proses alami. Statistik multivariat, seperti analisis klaster (cluster analysis/CA) dan analisis komponen utama (principal comp…
Rumput laut merupakan komoditas penting kelautan dan perikanan. Komoditas ini selain berperan untuk peningkatan ekonomi masyarakat pesisir juga mempunyai fungsi sebagai penyerap karbon. Penelitian …
Keberadaan penyakit karang akan menyebabkan kerusakan komunitas dan populasi karang di Indonesia, sementara informasi prevalensi penyakit tersebut masih sedikit terpublikasikan. Penelitian ini bert…